Pengumuman Libur Festival Pertengahan Musim Gugur Tiongkok 2024 dari Amaxpower Battery
Tim Amaxpower akan libur selama 3 hari, mulai tanggal 15 hingga 17 September 2024.
Festival Pertengahan Musim Gugur, juga dikenal sebagai Festival Bulan Purnama atau Festival Kue Bulan, adalah salah satu festival terpenting dalam budaya tradisional Tiongkok, yang dirayakan setiap tahun pada hari ke-15 bulan kedelapan kalender lunar. Festival ini tidak hanya menandai pertengahan musim gugur, tetapi juga melambangkan reuni keluarga dan kebahagiaan.
Asal Usul Festival: Festival Pertengahan Musim Gugur berasal dari pemujaan leluhur Tiongkok kepada langit. Festival ini berkembang dari festival musim gugur di zaman kuno. Ini adalah festival perpaduan berbagai adat istiadat seperti bulan, masyarakat musim gugur, festival bulan, dan legenda Istana Bulan. Berasal dari Dinasti Pra-Qin, dipopulerkan pada Dinasti Han, dibentuk pada Dinasti Tang, secara resmi ditetapkan pada Dinasti Song Utara, populer setelah Dinasti Song, Dinasti Ming dan Qing, Festival Pertengahan Musim Gugur dan Festival Musim Semi adalah festival tradisional terbesar kedua di Tiongkok setelah Festival Musim Semi. Pada 1 Januari 2008, festival ini ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh Dewan Negara. Sejak zaman kuno, Festival Pertengahan Musim Gugur telah meliputi persembahan kepada bulan, menikmati bulan, makan kue bulan, menonton lampion, mengagumi bunga osmanthus, minum anggur osmanthus, dan kebiasaan rakyat lainnya. Atas dasar ini, berbagai tempat secara bertahap mengembangkan kegiatan festival yang penuh warna seperti "menjual anak kelinci", "Festival Pertengahan Musim Gugur Pohon", "tarian naga api", "berjalan di bulan", dan lain-lain.
Festival Pertengahan Musim Gugur, dalam warisan ribuan tahun, telah mengalami beberapa evolusi dan penyebaran. Adat istiadat kuno dan banyak mitos serta legenda, seperti penerbangan Chang'e ke bulan, penebangan kayu Wu Gang di Gui, kunjungan Kaisar Tang Ming ke istana bulan, serta banyak faktor dalam budaya tradisional Tiongkok, memberikan makna yang kaya bagi Festival Pertengahan Musim Gugur. Para sastrawan dan penulis meninggalkan banyak puisi dan artikel, dan akhirnya, semangat "reuni keluarga" telah menjadi makna budaya utama Festival Pertengahan Musim Gugur saat ini. Festival Pertengahan Musim Gugur, dengan reuni bulan purnama, merupakan penopang kerinduan akan rumah, kerinduan akan orang-orang terkasih, doa untuk panen dan kebahagiaan, dan menjadi warisan budaya yang penuh warna dan berharga. Pada tanggal 20 Mei 2006, festival ini dimasukkan dalam daftar warisan budaya takbenda nasional gelombang pertama oleh Dewan Negara. Selain di Tiongkok, Festival Pertengahan Musim Gugur juga populer di Jepang, Semenanjung Korea, Asia Tenggara, dan wilayah lainnya.
Reuni keluarga: Festival Pertengahan Musim Gugur adalah festival untuk reuni keluarga. Pada hari ini, di mana pun orang berada, mereka akan berusaha pulang untuk berkumpul kembali dengan keluarga mereka dan berbagi kebahagiaan keluarga.
Kebiasaan utama :
Makan kue bulan :Kue bulan merupakan bagian tak terpisahkan dari Festival Pertengahan Musim Gugur. Kue ini terbuat dari tepung dan diisi dengan berbagai macam rasa, melambangkan kebersamaan dan kesempurnaan.
Mengagumi bulan : Pada malam Festival Pertengahan Musim Gugur, orang-orang berkumpul di luar ruangan untuk menikmati bulan purnama yang terang, yang melambangkan kemakmuran dan kebahagiaan.
Gantung lampion : Anak-anak membawa lampion untuk bermain, yang juga merupakan kegiatan tradisional untuk Festival Pertengahan Musim Gugur.
Festival Pertengahan Musim Gugur bukan hanya sebuah festival, tetapi juga memiliki makna budaya yang kaya. Bulan purnama melambangkan integritas dan harmoni serta mendorong orang untuk menghargai keluarga dan persahabatan. Selain itu, Festival Pertengahan Musim Gugur juga merupakan kelanjutan dari kebiasaan kuno pemujaan bulan, yang mencerminkan penghormatan masyarakat terhadap alam dan kerinduan akan kehidupan yang lebih baik.











